Fedor Emelianenko Berencana Untuk Kembali Bertarung

Fedor Emelianenko mendominasi MMA selama hampir 10 tahun terutama di PRIDE.

Fedor Emelianenko mendominasi MMA selama hampir 10 tahun terutama di PRIDE.

Benarkah “The Last Emperor” akan kembali bertarung MMA secara profesional? Menurut berbagai sumber Rusia, Fedor Emelianenko (W34-L4-NC1) berencana untuk kembali terjun setelah menyatakan pensiun di tahun 2012. Menurut mantan juara PRIDE berumur 38 tahun ini, ia berkata saat ini adalah waktu yang tepat untuk kembali bertarung. Ia juga menyatakan perlu persiapan yang matang untuk itu.

Tidak ada kepastian dimana Fedor akan kembali bertarung. Apakah ia hanya bertarung di Rusia, Jepang, atau di AS? Ada kemungkinan besar bahwa Fedor akan bertarung di organisasi Bellator MMA​ jika memutuskan untuk bertarung di AS, mengingat kedekatan Fedor Emelianenko​ dengan Presiden Bellator Scott Coker cukup erat. Coker saat itu menjalani organisasi MMA Strikeforce sebelum diakuisisi oleh UFC tahun 2011 dan bubar di tahun 2013.

Fedor Emelianenko bergabung dengan Strikeforce sejak tahun 2009 dan memenangkan debutnya melawan Brett Rogers dengan hasil KO di ronde kedua. Kemenangannya akan menjadi prestasi terakhir di Negeri Paman Sam, Fedor kalah tiga kali berturut-turut melawan Fabricio Werdum, Antonio Silva, dan terakhir kalah KO melawan Dan Henderson. “The Last Emperor” lalu hengkang dan bertarung di Rusia dan Jepang melawan veteran-veteran UFC seperti Jeff Monson dan Pedro Rizzo dan Satoshi Ishii, mantan atlit Judo di Jepang. Setelah tiga kali kemenangan, Fedor menyatakan pensiun.

Sebuah khayalan yang cukup mengada-ngada bila mengharapkan Fedor Emelianenko bergabung dengan UFC mengingat hubungan manajemen Fedor dengan Dana White kurang baik. Namun mungkin saja kali ini kedua pihak bisa mencapai kesepakatan dan akhirnya “The Last Emperor” menginjak kaki untuk pertama kalinya di kanvas oktagon UFC. Semoga saja!

MMAddict Indonesia

Sumber: BloodyElbow.com, wikipedia.org

Kilas Balik MMA: “Fighting Fedor” – Reality Show M-1 Global Yang Tidak Pernah Terjadi.

Image

(Foto: Susumug.com)

Mengingat kembali tengah tahun 2008, Fedor Emelianenko petarung legendaris asal Rusia sedang sibuk mempromosikan dirinya di negeri paman Sam.

Bulan Juli 2008, Fedor sukses mengawali perjalanan karir MMAnya di Amerika Serikat dengan menang submission teknik rear naked choke atas mantan juara heavyweight UFC Tim Sylvia di ajang Affliction: Banned (organisasi MMA hasil kerjasama pemilik pakaian merk Affliction Clothings bernama Tom Atencio dengan Donald Trump, Affliction Entertainment bubar pada bulan Agustus 2009 karena Josh Barnett dites positif bahan penambah performa ketika akan melawan Fedor).

Setelah PRIDE dibeli UFC tahun 2007, sang Last Emperor diduga akan ikut hijrah ke UFC mengikuti langkah Mirko Crocop, Antonio Nogueira, Wanderlei Silva, dan masih banyak lagi petarung alumni PRIDE yang pindah.

Ternyata sang juara terakhir divisi heavyweight PRIDE batal bergabung dengan UFC dengan berbagai alasan seperti UFC tidak perbolehkan ikut bertanding olahraga nasional Fedor yaitu Sambo di tanah airnya sendiri, bahkan sampai berkata bahwa “UFC tidak memperlakukan para petarung seperti manusia”. Dana White, presiden UFC, membalas tudingan dengan menuduh manajer Fedor yang bernama Vadim Finklechtein memberi tawaran yang mustahil akan ia turuti seperti ikut mempromosikan organisasi M-1 Global milik Vadim dan Fedor bersama di tiap ajang UFC yang ada Fedor bertarung, bahkan Dana White juga berkata bahwa salah satu butir kontrak Fedor adalah membantu membuat stadium MMA di Rusia. Luar biasa!

Gagalnya Fedor bergabung di UFC menjadi salah satu isu yang selalu menuai pro dan kontra pada pihak Fedor sendiri maupun UFC.  Akhirnya Fedor bertarung di organisasi-organisasi peringkat dua selama bertarung di AS seperti Affliction, dan Strikeforce.

Selama 2008, layaknya mesin propaganda komunis uni Soviet, M-1 Global tekun memproduksi promo demi promo untuk mengangkat citra dan pamor Fedor Emelianenko yang saat itu belum terkalahkan selama 8 tahun. Salah satunya adalah reality show berjudul “Fighting Fedor”, jiplakan The Ultimate Fighter yang menjanjikan petarung terbaik antara 16 peserta mendapat kesempatan untuk melawan Fedor Emelianenko di Rusia.  Program ini tidak pernah rampung dan hanya menyisakan trailer yang mengingatkan kita semua pada zaman ketika Fedor tidak terkalahkan dan turut menambah kesan mistis karakter The Last Emperor.

MMAddict Indonesia

Sumber: BleacherReport.com, wikipedia.org, youtube.com