The Spider Is Back, Selamat Datang Kembali Anderson Silva.

silvadiaz

(Foto: Esther Lim/MMAFighting.com)

Anderson Silva (W34-L6) berhasil kembali bertarung di UFC setelah 399 hari absen untuk menjalani pemulihan cedera kaki yang dialami saat rematch melawan juara divisi middleweight UFC Chris Weidman di ajang UFC 168 (28/12/2013) lalu.

Ajang UFC 183 merupakan event pay-per-view pertama dengan dua petarung yang mengalami kekalahan berturut-turut. Tetapi, tidak bisa dipungkiri kedua nama tersebut merupakan nama besar dunia MMA profesional.

Silva mengalahkan Nick Diaz (W26-L10-NC1) dengan hasi skor mutlak (unanimous decision) setelah lima ronde saling bertukar serangan pukulan dan tendangan. Dengan gaya khas Nick Diaz, petarung asal Stockton berusaha memancing Silva untuk menyerang namun kurang mampu melakukan serangan2 yang berbahaya. Diaz sendiri baru muncul lagi di kancah MMA profesional setelah absen hampir dua tahun. Diaz terakhir bertarung melawan (saat itu) juara divisi welterweight UFC Georges Saint-Pierre dan mengalami kekalahan berupa unanimous decision.

Silva berhasil membuktikan dirinya, keluarganya, serta para fans bahwa ia mampu kembali ke oktagon walau mengalami insiden mengerikan yang menimpa dirinya. Silva sempat merajai divisi middleweight selama tujuh tahun sejak tahun 2006 hingga 2013, petarung asal Curitiba Brazil ini bahkan sempat bertarung tiga kali di divisi light heavyweight dan memenangi ketiganya. Anderson Silva akan genap berumur 40 tahun tanggal 14 April nanti.

Tampak emosi Silva meluap dan rasa saling hormat antar petarung dari Nick Diaz setelah pertarungan berakhir dan dicanangkannya pemenang pertarungan tersebut. Apa yang akan terjadi untuk dua mega bintang MMA pasca pertarungan mereka di UFC 183? Kedua petarung saat di wawancara Joe Rogan pasca-tarung tidak memberi jawaban yang pasti. Kita lihat saja nanti kejelasan mereka, namun yang jelas “The Spider is back!”.

Sumber: ESPN.com, mmafighting.com, sherdog.com, wikipedia.org

MMAddict Indonesia

Fight Of The Hour: Nick Diaz VS Takanori Gomi PRIDE 33 2/24/2007

Nick Diaz VS Takanori Gomi PRIDE 33

Para penggemar Nick Diaz (W26-L9-NC1) tentunya mengetahui Diaz akan kembali bertarung di UFC menyambut kembalinya legenda MMA asal Brazil Anderson Silva (W33-L6) di ajang UFC 183 tanggal 31 Januari mendatang.

Salah satu pertarungan favorit para penggemar Diaz adalah pertemuannya melawan (kala itu) petarung terhebat divisi lightweight asal Jepang Takanori Gomi di ajang PRIDE 33 tahun 2007. Pertarungan ini dianggap sebagai pertarungan promosi Gomi untuk memperkenalkan dirinya kepada penggemar MMA Amerika Serikat dan diharapkan menang, namun lawan yang dihadapinya bukan petarung sembarangan yaitu Nick Diaz.

Nick Diaz sebelum bertemu Gomi telah cukup lama menekuni dunia MMA profesional. Diaz bermodalkan hasil asahan ahli Brazilian Jujitsu Cesar Gracie, memulai karir MMA profesionalnya sejak tahun 2001, dan berkat prestasi Diaz yang konsisten akhirnya dilirik oleh UFC dan bergabung dengan UFC di tahun 2003. Hubungan Diaz dengan UFC sering mengalami ketidakharmonisan dan Diaz sempat keluar dari UFC di tahun 2006, bertarung di beberapa organisasi lainnya, lalu kembali lagi ke UFC di tahun yang sama, yang kemudian keluar lagi dan bergabung lagi di tahun 2011. Diaz sempat mendapat kesempatan menjadi penantang sabuk divisi welterweight UFC yang saat itu dipegang jawara asal Kanada, Georges Saint-Pierre (disingkat GSP), namun sang juara bertahan mampu menahan agresi Diaz dan membuat frustrasi Diaz hingga memenangkan pertarungan dengan hasil skor mutlak (unanimous decision) untuk GSP. Kekalahan Diaz melawan GSP menyebabkan Diaz untuk menyatakan pensiun dari dunia MMA profesional. Bukan Nick Diaz namanya bila tidak kembali lagi, kali ini Diaz ditawarkan pertarungan superfight menyambut kembalinya mantan juara divisi middleweight Anderson Silva setelah insiden mengerikan yang dialaminya saat rematch melawan juara baru divisi middleweight UFC Chris Weidman di ajang UFC 168, 28 Desember 2013.

Ajang PRIDE 33 merupakan ajang kedua organisasi MMA asal Jepang PRIDE di Amerika Serikat, pesta baku hantam tersebut diselenggarakan di Las Vegas, Amerika Serikat. Hasil pertarungan Diaz lawan Gomi dinyatakan sebagai no contest oleh komisi atletik Nevada (NSAC) karena kadar THC (tetrahydrocannabinol, zat aktif tanaman ganja) Diaz sangat tinggi setelah mengikuti tes medis pasca tarung. Menurut ketua komisi Dr. Tony Alamo, yang saat itu menyaksikan langsung pertarungan, kadar THC yang tinggi berperan besar membuat Diaz kebal dan membuat Diaz tahan serangan. Alamo namun tidak memberi penjelasan kapan dan mengapa Diaz menghisap ganja dalam waktu dekat sebelum bertarung. Nick Diaz membantah hal tersebut dan menolak pernyataan bahwa ganja berperan besar dalam menambah performa bertarung.

Kemenangan Nick Diaz melawan Takanori Gomi, walau tercoreng secara rekor MMA profesionalnya, membuahkan sabuk hitam BJJ yang diberikan oleh pelatih Diaz yaitu Cesar Gracie.

MMAddict Indonesia

Sumber: Wikipedia.org, youtube.com