Vitor Belfort Diizinkan Dengan Syarat Oleh Komisi Atletik Nevada Untuk Lawan Chris Weidman Desember

UFC Fighter Portraits

Kabar Vitor Belfort (W24-L10) akan menjadi lawan berikut juara divisi middleweight Chris Weidman akhirnya jelas kebenarannya dengan diizinkannya Belfort oleh Komisi Atletik Nevada (NSAC) untuk kembali bertarung di ajang UFC 181 tanggal 6 Desember mendatang yang diadakan di Las Vegas.

Izin bertarung Belfort kali ini dengan berbagai syarat yang diajukan oleh Komisi: Belfort harus bertarung di Las Vegas, izin berlaku mulai Desember, dan ia harus membayar dengan uang sendiri tes medis tambahan yang diajukan Komisi. Ditambah lagi, Belfort senantiasa akan mengalami tes mendadak sebelum bertarung oleh Komisi.

Belfort menyetujui persyaratan-persyaratan tersebut dan tampak terharu saat memberi pernyataan di depan para anggota Komisi.

“The UFC is my authority; you guys are my authority,I made a commitment, and I want to fight in Vegas. I want that fight to be here. I want to show the capabilities of me as an athlete. I respect this sport and the rules behind this sport. Whatever you ask will be done.”

“UFC adalah otoritas saya; kalian [Komisi Atletik] adalah otoritas saya pula, saya telah berkomitmen, dan saya ingin bertarung di Vegas. Saya ingin pertarungan ini di sini. Saya ingin memperlihatkan kemampuan saya sebagai seorang atlit. Saya menghormati olahraga ini dan peraturan-peraturannya. Apapun yang kalian minta akan saya lakukan.”

Belfort sebelumnya gagal tes medis bulan Februari lalu yang memperlihatkan tingkat testosterone Belfort lebih tinggi dari rata-rata. Hal ini membatalkan kesempatan Belfort untuk melawan juara middleweight Chris Weidman dan digantikan oleh Lyoto Machida. Petarung asal Brazil menjelaskan bahwa tingginya tingkat testosterone disebabkan oleh terapi yang dikenal dengan TRT atau Testosterone Replacement Therapy.

TRT adalah sebuah terapi untuk laki-laki yang secara alami (karena umur pada umumnya) mengalami penurunan tingkat hormon testosteron. TRT sejak akhir Februari lalu secara resmi dilarang oleh Komisi Atletik Nevada dan berharap seluruh organisasi MMA di dunia juga ikut melarangnya.

Selain gagal tes medis Februari lalu, “The Phenom” juga sebelumnya menjadi buah bibir kalangan mixed martial arts karena gagal tes medis setelah kalah melawan Dan Henderson tahun 2006 lalu di ajang PRIDE. Akibatnya, Belfort mendapat sanksi oleh Komisi Atletik Nevada berupa larangan bertarung selama sembilan bulan dan membayar sanksi sebesar $10,000.

Sebelum kasus penggunaan TRT, Belfort mengalami kemenangan spektakuler atas lawan-lawannya seperti Michael Bisping, Luke Rockhold, dan terakhir Dan Henderson. Ketiga lawannya dihabisinya dengan hasil KO atau TKO.

Banyak petarung dengan jelas tidak setuju bila TRT diperbolehkan di MMA. Chris Weidman dan Jon Jones berulang kali mengkritik penggunaan TRT di UFC.

MMAddict Indonesia

Sumber: ESPN.go.com, sherdog.com, webmd.com, wikipedia.org

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s