Alexander Gustafsson Cedera, Daniel Cormier Lawan Jon Jones Di UFC 178

UFC 170: Cormier v Cummins

Divisi light heavyweight UFC memunculkan intrik baru dengan majunya Daniel Cormier (W15-L0), mantan juara turnamen Strikeforce Heavyweight GP, menggantikan Alexander Gustafsson yang dilaporkan mengalami cedera lutut saat latihan untuk melawan Jon Jones juara bertahan divisi light heavyweight UFC di ajang UFC 178 tanggal 27 September nanti.
Mantan atlit gulat Olimpiade asal Amerika Serikat Daniel Cormier apabila dilihat angka rekor karir MMA profesionalnya saja terkesan pemain baru di olahraga mixed martial arts, namun melejitnya karir atlit yang satu tim bersama juara divisi heavyweight UFC Cain Velasquez ini terus membuktikan dengan kemenangan atas lawan-lawannya yang melebihi rekor dan pengalamannya seperti Antonio Silva, Josh Barnett, Frank Mir, hingga veteran ternama Dan Henderson terakhir di ajang UFC 173 bulan Mei lalu.
Petarung berumur 35 tahun belakangan ini memang sangat menginginkan bertarung merebut sabuk divisi light heavyweight, dengan jelas Cormier memanggil dan menantang sang juara untuk melawannya saat diwawancara Joe Rogan sehabis mengalahkan Dan Henderson. Cederanya Alexander Gustafsson merupakan keberuntungan bagi Cormier yang semakin dekat dengan impiannya.

Jon Jones and Alexander Gustafsson
Sedangkan untuk Alexander Gustafsson (W16-L2), hambatan ini semakin menjauhinya dari keinginan atlit asal Swedia ini untuk kembali bertemu Jon Jones dan menjadi juara divisi light heavyweight UFC. Jones dan Gustafsson sebelumnya pernah bertarung sengit selama 5 ronde penuh di UFC 165 bulan September tahun lalu, Jones mempertahankan sabuk dengan hasil unanimous decision.
Jon Jones (W20-DQ1), sang juara bertahan sebelumnya juga mengatakan lebih menginginkan bertemu Daniel Cormier ketimbang rematch bersama Alexander Gustafsson beberapa bulan lalu di jejaring sosial Twitter. Keinginan ini banyak diinterpretasikan oleh para pengamat dan penggemar seolah menghindar dari Gustafsson.

UFC Fighter Portraits
Sabuk kejuaraan divisi light heavyweight dimenangkan Jones dengan kemenangan telak atas juara sebelumnya Mauricio Shogun Rua di UFC 128 tiga tahun lalu dan sukses dipertahankan hingga sekarang melawan Quinton Jackson, Lyoto Machida, Rashad Evans, Vitor Belfort, Chael Sonnen, Alexander Gustafsson, dan terakhir Glover Texeira di UFC 172 bulan April lalu. Jones adalah juara bertahan terlama sepanjang sejarah UFC untuk divisi light heavyweight.

MMAddict Indonesia

Sumber: MMAFighting.com, wikipedia.org

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s