Shinya Aoki Tolak Tawaran Tarung Di UFC, Tetap Bersama ONE FC + Fight of The Hour: Shinya Aoki VS Mizuto Hirota – DREAM, 31/12/2009

aoki-finger-2

Juara divisi lightweight ONE FC dan salah satu petarung terbaik asal Jepang Shinya Aoki (W34-L6-NC1) menolak tawaran untuk bertarung di UFC. Menurut pelatih Aoki dan pendiri sasana Evolve Chatri Sityodtong, tawaran UFC kurang menguntungkan bagi Aoki.

“Setelah dipikir matang, Aoki memutuskan untuk tetap bersama ONE FC karena lebih menguntungkan dari segi ekonomis.” berikut pernyataan Sitdyotdong.

Keputusan atlit bintang organisasi MMA asal Singapura ini mungkin saja mengecewakan banyak penggemarnya, namun sebagian juga tidak merasa terkejut dengan keputusan Aoki. Veteran Shooto, PRIDE, dan DREAM ini pernah mengadu nasibnya di kancah MMA Amerika Serikat tahun 2010 lalu di organisasi Strikeforce dan Bellator dengan hasil yang tidak begitu spektakuler; satu kemenangan atas Lyle Beerbohm di SF dan dua kekalahan saat bertemu para petarung handal Gilbert Melendez yang juga di SF dan Eddie Alvarez saat bergabung dengan Bellator April tahun lalu. Aoki menang atas Beerbohm dengan teknik neck crank di menit awal ronde pertama, dan kekalahannya atas Melendez dalam bentuk unanimous decision, sedangkan Aoki mengalami kekalahan telak TKO dengan pukulan saat bertemu Alvarez.

Sejak bergabung dengan ONE FC, “Tobikan Judan” begitu panggilan Aoki, telah memenangkan ketiga pertarungannya. Aoki memulai debutnya melawan petarung bernama Arnaud Lepont dan menang berkat teknik triangle choke yang ia lancarkan di awal ronde pertama. Pertarungan berikut Aoki langsung untuk merebut sabuk inaugural divisi lightweight ONE FC melawan Kotetsu Boku bulan April lalu. Aoki lalu mencoba turun kelas berat ke divisi featherweight dan bertarung melawan Cody Stevens asal Amerika Serikat dengan kemenangan hasil unanimous decision. Ketiga pertarungan diadakan di Kallang, Singapura.

Sepertinya tingkat kompetisi MMA di Amerika Serikat terlalu berat untuk sang juara divisi lightweight ONE FC dan merasa puas mendominasi di organisasi MMA yang relatif masih baru asal Singapura ini. Sedangkan divisi featherweight UFC memiliki jajaran talenta yang jauh lebih tinggi seperti Jose Aldo, dan Frankie Edgar. Dan apabila Aoki ingin kembali bertarung di divisi lightweight UFC, ia harus bertemu dengan nama-nama seperti Anthony Pettis, Benson Henderson, dan Gilbert Melendez yang pernah mengalahkan Aoki sebelumnya.

MMAddict Indonesia

Sumber: MMAFighting.com, UFC.com, wikipedia.org

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s