Fight of The Hour: Gabriel Gonzaga VS Mirko Crocop – UFC 70, 21 April 2007.

Image

(Foto: Gedoumi.com)

The beginning of the end.

Mirko “Crocop” Filipovic (W28-L10-D2-NC1) adalah petarung ternama asal Zagreb, Kroasia. Ia sebelum meniti karir MMA profesional adalah juara ajang kickboxing K-1 dan selama bertanding kickboxing, ia juga seorang anggota pasukan khusus kepolisian Kroasia. Ketika memulai karir MMAnya, ia berhenti jabatannya di kepolisian Kroasia untuk fokus penuh di karir MMAnya. Crocop terkenal dengan knockout hasil tendangan “headkick” kirinya, korban-korbannya termasuk Wanderlei Silva, Igor Vovchanchyn, Aleksander Emelianenko, Dos Caras Junior, dan banyak lagi. Selama karirnya, Crocop lama bertarung di ajang asal Jepang, PRIDE FC. Prestasi MMA tertinggi Crocop adalah memenangkan turnamen PRIDE Open Weight Grand Prix tahun 2006. Setelah itu, ia hijrah ke AS dan bergabung di UFC. Selama bergabung di UFC, performa Crocop tidak sebagus saat di PRIDE. Dan pertarungan antara Crocop dengan Gonzaga dianggap sebagai awal dari menurunnya kehebatan si Croatian Cop atau Crocop.

UFC 70 pada tahun 2007 merupakan pertarungan ke-dua Mirko “Crocop” Filipovic di octagon. Setelah dengan mudah Crocop menghabisi lawan pertamanya di UFC 67, Eddie Sanchez, petarung asal Kroasia ini dianggap bisa menjadi juara baru divisi heavyweight UFC setelah Crocop pindah dari PRIDE, ajang MMA saingan terbesar UFC saat itu. Sebelumnya, Crocop menjadi juara turnamen PRIDE Open Weight Grand Prix pada tahun 2006 dengan mengalahkan Josh Barnett di final turnamen. Langkah menuju kejuaraan UFC dan memantapkan nama bekas pasukan khusus Kroasia ini sudah di depan mata Crocop, namun masih ada satu lagi rintangan yaitu petarung ahli BJJ asal Brazil, Gabriel “Napao” Gonzaga. Gonzaga sendiri sedang mengalami kemenangan demi kemenangan selama bertarung di UFC dan juga mengincar sabuk kejuaraan heavyweight. Pemenang dari pertemuan antara Crocop dengan Gonzaga menentukan siapa lawan berikutnya juara heavyweight UFC saat itu, Randy Couture.

Saat itu divisi heavyweight UFC dianggap sedang mengalami penurunan kualitas petarungnya, dan dengan bergabungnya Crocop di UFC diharapkan akan meningkatkan kompetisi di divisi kelas berat.

Namun, impian tidak selalu terkabulkan. Para hadirin UFC 70 dan penggemar Crocop dan MMA seluruh dunia tercengang atas upset yang terjadi.

Pertarungan dimulai pada waktu 08:57.

MMAddict Indonesia

Sumber: UFC.com, wikipedia.org, youtube.com

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s