Fight of The Hour: Fedor Emelianenko VS Pedro Rizzo, M-1 Global Russia, 21 Juni 2012.

Image

Inilah pertandingan penutup karir Fedor “The Last Emperor” Emelianenko, salah satu petarung MMA terhebat asal Rusia. Dalam kurun waktu hampir sepuluh tahun, Fedor mendominasi dunia MMA. Ia lama bertarung dan menjadi juara divisi heavyweight PRIDE, organisasi MMA Jepang sejak tahun 2003 hingga akhir hayat PRIDE tahun 2007.

Bagi yang belum pernah mendengar nama Fedor Emelianenko, silahkan search di situs Youtube dan akan ditemukan ratusan video kumpulan pertarungannya dan tentunya loyalitas pengagumnya di bagian comments tiap videonya.

Fedor dikenal sebagai petarung cerdas dan tidak pernah menampakkan emosi sedikitpun, kecepatan dan kemampuannya dalam segala bidang baik itu stand-up dan groundfighting saat itu tidak ada tandingannya. Selain itu, penampilan Fedor yang terlihat sedikit gemuk dan tidak kekar juga menjadi daya tarik para penggemar MMA seluruh dunia. Fedor juga selain bertarung di ring maupun cage juga rutin menjuarai turnamen Sambo di negaranya, Rusia.

Namun Fedor juga menuai banyak kritik perihal tidak pernah bergabungnya di liga MMA terbesar yaitu UFC setelah PRIDE bangkrut dan akhirnya di akuisisi oleh UFC. Dana White dengan terang-terangan tidak mengakui prestasi karir Fedor dengan mengatakan bahwa The Last Emperor hanya bertarung dengan lawan-lawan yang kurang kompetitif. Ia juga pernah beberapa kali mendekati Fedor dan menawarkan kontrak dengan nilai yang saat itu terbesar untuk petarung MMA profesional, namun Fedor dan management-nya selalu menolak. Kedua pihak menyalahkan satu sama lain; alasan White mengapa Fedor gagal bergabung dengan UFC karena pihaknya menuntut Dana untuk membuat sebuah stadiun di Rusia, dan memaksa agar UFC setuju bekerjasama dengan M-1 Global (organisasi MMA Rusia yang sebagian milik Fedor). Sedangkan pihak Fedor menyalahkan UFC karena tidak memperbolehkan Fedor bertanding Sambo di Rusia.

Fedor akhirnya bertarung di ajang MMA lain seperti Affliction dan kemudian Strikeforce. Namun karirnya di AS tidak sebagus saat merajai PRIDE di Jepang. Pasca PRIDE, Fedor mengumpulkan rekor tiga kemenangan (Tim Sylvia, TKO ronde 1; Andrei Arlovski, KO ronde 1; Brett Rogers, TKO ronde 2) dan tiga kekalahan (Fabricio Werdum, triangle armbar ronde 1; Antonio Silva, TKO cedera dihentikan dokter, ronde 2; Dan Henderson, KO ronde 1). Fedor akhirnya hengkang dari AS dan memperbaiki rekornya dengan kemenangan melawan Jeff Monsoon dengan unanimous decision di ajang M-1 Global yang berlangsung di Moskow, Rusia. Setelah itu Fedor kembali bertarung untuk terakhir kalinya di Jepang untuk acara penutup tahun baru Fight For Japan: Genki Desu-ka 2011 melawan atlit Judo asal Jepang Satoshi Ishii dengan kemenangan mudah KO pada ronde pertama.

Isu Fedor akan pensiun semakin terdengar dan akhirnya ia menutup karir MMA profesional di Rusia dengan bertarung melawan veteran UFC, Pedro Rizzo. Sekali lagi Fedor mengalami kemenangan yang cukup mudah dengan hasil KO pada ronde pertama.

Selama menjadi petarung MMA profesional yang berlangsung sejak tahun 2000 hingga 2012, The Last Emperor mengumpulkan rekor W35-L4-NC1.

MMAddict Indonesia

Sumber: Wikipedia.org, youtube.com

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s